Monday, January 8, 2007

Iman...

Dalil Iman itu Mesti dengan Hati

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar-Radd ; 28).“Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah Dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir Padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, Maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.” (An-Nahl : 106).Sabda rasulullah salallahualaihiwasalam : “Aku bersaksi disisi Allah bahawa tidaklah seseorang itu mati dan dia mengucapkan syahadah bahawa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku ini rasulullah dengan benar di hatinya kemudian dia tetap padanya melainkan dia menuju ke syurga.” (hadith hasan, riwayat Imam Ahmad).

Dalil Iman itu Mesti Dengan Lisan Perkataan

“Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada Kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan Para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeza-bezakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah Kami menyerahkan diri." (Ali-Imran : 84).“Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi Katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al-Hujuraat : 14).Sabda baginda rasulullah sallahualaihiwasalam : “Aku diperintahkan untuk memerangi semua manusia sehinggalah mereka bersaksi bahawa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku ini ialah rasulullah dan setelah mereka mengatakan demikian maka selamatlah dari aku akan darah mereka dan harta mereka kecuali dengan haknya dan hisabnya ke atas Allah.” (hadith sahih, riwayat Bukhari dan Muslim).

Dalil Iman Itu Mesti Dengan Amalan Perbuatan

“Orang-orang yang beriman itu berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, kerana Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.” (An-Nisa : 76).“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al-Ankabuut : 2).“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, Padahal belum datang kepadamu (cubaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cubaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat.” (Al-Baqarah : 214).“Sesungguhnya orang yang benar-benar beriman kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan mereka itu tidaklah sombong.” (As-Sajdah : 15).Sabda baginda nabi salallahualaihiwasalam : “ Iman itu terbahagi kepada tujuh puluh lebih bahagian yang paling tinggi ialah kalimah lailahaillallah (tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah) dan serendah-rendahnya ialah menghilangkan duri di jalanan dan malu itu sebahagian dari iman.” (Hadith sahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

No comments: